Studi EF: Kemampuan Bahasa Inggris Orang Indonesia di Level 32

EF EPI
Memasuki era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), sumber daya manusia (SDM) di Indonesia tentunya mendapatkan kesempatan sekaligus tantangan untuk dapat bertahan dan bersaing di zaman yang serba cepat. SDM menjadi kunci penting untuk memenangkan persaingan global.

Dalam waktu dekat, tenaga profesional dalam negeri bersaing dengan tenaga kerja asing dan menimbulkan persaingan ekonomi yang ketat. Kondisi ini menyebabkan adanya urgensi terhadap kemampuan masyarakat, salah satunya kemampuan berbahasa Inggris. Setiap individu profesional dituntut untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berbahasa Inggris, guna menguasai komunikasi di pasar bebas MEA.

Dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh salah satu penyelenggara pelatihan dan kursus Bahasa Inggris EF (Education First) melaui EF EPI (EF English Proficiency Index) 2015, ditemukan bahwa tahun ini kemampuan rata-rata Bahasa Inggris orang Indonesia berada pada urutan ke-32 dengan level kemampuan menengah, di mana tingkat rata-rata kemampuan wanita lebih tinggi dibanding pria. Pada EF EPI ke-5 ini, dilakukan dengan metode tes bahasa Inggris pada 910.000 orang dewasa di 70 negara.

Steve Crooks selaku Director of Educational Research & Development EF English First, mengatakan jika EF EPI mampu memberikan gambaran dan menganalisa hubungan antara kemampuan bahasa Inggris dengan daya saing ekonomi suatu negara.

“Data yang ditunjukkan oleh EF EPI mampu menunjukkan kebijakan pendidikan, kualitas sumber daya manusia, hingga tingkat perekonomian suatu negara. Hal ini terus dikaji mengingat di era sekarang ini, kompetensi bahasa Inggris menjadi sangat krusial untuk menghadapi persaingan global, yang mencakup persaingan sumber daya manusia, pendidikan dan perekonomian,” jelas Steve Crooks.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Yusuf Muhyiddin, M.Pd. mengatakan, kemampuan untuk berkomunikasi menjadi hal yang sangat penting di era MEA ini. Peningkatan kompetensi bahasa Inggris perlu dilakukan secara berkesinambungan melalui lembaga pendidikan non-formal dengan tetap berdampingan dengan implementasi pendidikan formal.

Bahasa Indonesia yang menjadi bahasa pertama dan pemersatu nasional perlu turut diimbangi dengan bahasa Inggris yang menjadi bahasa pemersatu di dunia internasional. Hal itu diperlukan untuk meningkatkan kemampuan di sektor ekonomi dan bisnis, hingga aset untuk memenangkan persaingan di bidang pendidikan, budaya dan pariwisata, serta berbagai sektor lainnya.

Pada kesempatan yang sama, CEO Karir.com, Dino Martin, menjelaskan, jika kemahiran dalam berbahasa Inggris berkaitan erat dengan persaingan ekonomi, yang diukur dengan pendapatan per kapita, pertumbuhan, indeks pembangunan manusia dan tingkat kemakmuran.

“Kebutuhan akan Bahasa Inggris semakin meningkat, tidak hanya di perusahaan multinasional namun juga perusahaan lokal. Berdasarkan penelitian Pusat Studi ASEAN, kualitas tenaga kerja Indonesia masih kurang memadai, terutama dalam hal kompetensi Bahasa Inggris,” jelas Dino.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci sukses menghadapi pasar bebas di era MEA. Bahasa Inggris menjadi alat komunikasi yang dominan dan kendaraan untuk dapat memenangkan persaingan global. Setiap individu dituntut untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris.

Di Asia, tingkat kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia masih di bawah Malaysia dan India yang berada di level tinggi, lalu diikuti oleh Korea Selatan, Vietnam, Jepang dan Taiwan. Hal tersebut menunjukkan perlu adanya kesadaran dari masyarakat Indonesiauntuk meningkatkan kemampuan dalamberbahasa Inggris, yang disertai dukungandari berbagai pelaku sektor pendidikan, baik dari sektor formal maupun informal.

sumber.

http://swa.co.id/swa/trends/business-research/studi-ef-kemampuan-bahasa-inggris-orang-indonesia-di-level-32

Hasil Tes TOEFL 14 Januari 2017

HASIL TES TOEFL

UNIVERSITAS NAROTAMA

NO NIM NAMA NILAI
14 Januari 2017
  L S R SCORE
1 02112019 RIZKY HERMAWAN 41 31 37 363
2 02112059 ANINDYA NUGRAHENI T.U 55 55 51 537
3 02113007 CATUR WICAKSONO 54 50 50 513
4 02113011 BOBBY 44 35 48 423
5 02113028 FARRA INDIRA 53 57 50 533
6 02113035 FATIH KHIQMIAWATI L. 55 54 50 530
7 02113036 MASINI EKO WIRATNO 38 31 37 353
8 02113045 TRIMAN BASUKI 47 54 52 510
9 02113050 DENALDI FERNANDO 43 54 54 503
10 02113067 DIAN INTAN SARI 33 33 34 333
11 02113073 ARYANTO DIKI WAHANG 33 45 45 410
12 02113074 AGUSTINUS H. B. AMMAH 45 26 36 357
13 02113088 YANI NUR TRIAWATI 53 42 36 437
14 01213005 STIEVINDI EKUGUSTIANTO 54 45 45 480
15 01213021 LENA YUNITA SARI 47 45 45 457
16 01213040 RISTIANDY S. GODLIEB 58 48 44 500
17 01213060 ALAWI 37 37 41 383
18 01213077 SRI RAHAYU 41 45 45 437
19 01213086 IMA ARI NASABAR TOBING 42 45 45 440
20 01213090 DIMAS ANDIKA PUTRA 45 41 45 437
21 01213092 BINA MUWADAH ROHMA 47 45 45 457
22 01213098 BIMA AMSAL SALOMO 42 45 45 440
23 01213136 RIKE AGUSTIN SIVIANA 45 45 45 450
24 01213137 ACHMAD MUSTAUFIRI ASHAR 55 54 51 533
25 01213151 FADJAR ALAMSYAH 43 35 34 373
26 02113096 ARNI WINARSIH 55 54 50 530
27 02113097 BASO JUHERMAN 55 54 50 530
28 03112027 JOSE DE ARUJO GONSALVES 43 29 34 353
29 R. ROY SETYANUGRAHA 53 57 55 550

Score Lulus s1: 450

Score Lulus s2: 500

NB: Bagi yang sudah lulus menyerahkan foto 3×4 1 lembar (warna) sedangkan score yang kurang dari prasyarat, wajib mengikuti TOEFL preparation class (akhir Januari)

Hasil Tes TOEFL 7 Januari 2017

HASIL TES TOEFL

UNIVERSITAS NAROTAMA

NO NIM NAMA NILAI
07 Januari 2017
  L S R SCORE
1. 12215034 RETNO WAHYURINI DOMINIKA, S.H. 50 47 55 507
2. 12215035 MUDJIHARTO, S.H. 49 50 53 507
3. 12215037 GITA PERMATA AULIA, S.H. 54 49 50 510
4. 12215041 HENI KARTIKOSARI, S.H. 52 51 49 507
5. 12215046 ROOSALINA KARTINI, S.H. 51 49 50 500
6. 12215051 LUKY PERMANA PUTRA, S.H. 48 51 53 507
7. 12215055 ADHITYA DIMAS PRATAMA, S.H. 52 50 49 503
8. 03112017 ABRAO GOMES DOS SANTOS 42 32 35 363
9. 04213044 M. FITRAH KELIAN 51 32 41 413
10. 04210072 M. HAFIEDZ AMRULLOH 50 51 41 473

Score Lulus s1: 450

Score Lulus s2: 500

NB: Bagi yang sudah lulus menyerahkan foto 3×4 1 lembar (warna) sedangkan score yang kurang dari prasyarat, wajib mengikuti TOEFL preparation class (akhir Januari)